DUMAI,merpatianugrah.com – Sinur Boru Siregar (64) warga Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan merasa keberatan dan dirugikan. Sertifikat tanah miliknya yang dititipkan kepada S.S warga Jalan Air Bersih, Dumai Timur sulit diminta kembali. Saat ditagih, ia justru mendapat ucapan yang dianggap “menyinggung dan menista”.
Sengketa penitipan sertifikat Hak Milik tanah dan rumah. Pemilik merasa keberatan karena saat diminta kembali, yang dititipi justru mengeluarkan ucapan kasar dan meminta uang.
Sinur Boru Siregar (64) selaku pemilik, S.S selaku yang dititipi, Tetti Taruli Simangunsong selaku saksi anak Sinur Boru Siregar.
Penitipan dilakukan saat suami Sinur Boru Siregar meninggal dunia beberapa waktu lalu. Pengaduan disampaikan ke media Kamis, 16 Juli 2026.
Sertifikat untuk tanah dan rumah di RT 03 Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai. Yang dititipi beralamat di Jalan Air Bersih, Dumai Timur.
Sinur Boru Siregar menitipkan sertifikat karena khawatir hilang di rumah dan untuk keamanan, mengingat ada anggota keluarga yang diragukan kelakuannya. Antara keduanya masih ada hubungan kekeluargaan.
Sertifikat dititipkan kepada S.S tanpa ada perjanjian uang. Beberapa kali Sinur Boru Siregar menghubungi via telepon untuk meminta kembali. Namun menurut pengakuannya, S.S justru mengucapkan kata-kata dalam bahasa Batak “Penipu Hamu nasa oppu” yang diartikan “Kami satu keluarga besar penipu” serta meminta sejumlah uang. Sinur Boru Siregar merasa terpukul, terhina, dan tidak terima. Ia meminta bantuan Aparat Penegak Hukum agar sertifikatnya dapat diambil kembali.
*Pernyataan Pelapor:*
*Sinur Boru Siregar:*
> “Saya titipkan sertifikat tanah dan rumah karena takut hilang. Yang mengetahui ada anak saya Tetti Taruli Simangunsong. Saya percaya karena masih ada hubungan keluarga.
> Saya sangat kesal dan kecewa berat atas ucapan S.S tersebut. Saat saya minta, malah diminta uang. Padahal saat titip tidak ada bicara soal uang.
> Saya mohon bantuan kepada Aparat Penegak Hukum agar sertifikat saya segera bisa saya ambil.”
*Upaya Konfirmasi:*
Pihak S.S belum dapat dikonfirmasi. Nomor HP yang bersangkutan tidak dapat dihubungi saat dikonfirmasi awak media.
( Tim/ redaksi)











