Iklan Kiri
Iklan Kanan
Kabar Riau & Bengkalis

BEM Kristiani Seluruh Indonesia Apresiasi Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan dalam Penanganan Karhutla di Riau

3
×

BEM Kristiani Seluruh Indonesia Apresiasi Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan dalam Penanganan Karhutla di Riau

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, 24 Agustus 2026 — Koordinator Pusat BEM Kristiani Seluruh Indonesia, Charles, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan yang dinilai sigap dan responsif dalam menangani persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul kunjungan langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Provinsi Riau pada Senin, 24 Agustus 2026, untuk melihat secara langsung perkembangan penanganan Karhutla sekaligus mengevaluasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan seluruh unsur terkait.

Charles menilai langkah cepat jajaran Polda Riau di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Herry Heryawan menunjukkan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kepemimpinan yang mampu bergerak cepat, membangun koordinasi lintas sektor, serta memastikan aspek penegakan hukum berjalan secara serius.

“Kami dari BEM Kristiani Seluruh Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan beserta seluruh jajaran yang telah menunjukkan respons cepat dan kerja nyata dalam menangani Karhutla di Riau. Ini merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam melindungi masyarakat dan lingkungan,” ujar Charles.

Menurut Charles, persoalan Karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, pendidikan, serta kualitas kehidupan masyarakat di wilayah terdampak. Karena itu, penanganannya membutuhkan kerja bersama dan komitmen berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo Subianto yang turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan Karhutla di Riau berjalan secara maksimal.

“Kehadiran Presiden di Riau menunjukkan bahwa persoalan Karhutla merupakan isu serius yang menjadi perhatian pemerintah pusat. Kami melihat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan persoalan ini dapat ditangani secara tuntas,” lanjut Charles.

Charles menilai kinerja Kapolda Riau dalam penanganan Karhutla juga perlu dilihat dari aspek pencegahan dan penegakan hukum. Menurutnya, tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran lahan harus terus dilakukan agar memberikan efek jera sekaligus mencegah kejadian serupa berulang.

Selain itu, BEM Kristiani Seluruh Indonesia mendorong agar penanganan Karhutla tidak berhenti pada pemadaman api. Upaya pencegahan dini, edukasi kepada masyarakat, pengawasan terhadap kawasan rawan kebakaran, serta penegakan hukum yang konsisten harus menjadi agenda berkelanjutan.

“Kami berharap kerja keras Kapolda Riau dan seluruh jajaran dapat terus dipertahankan. Penanganan Karhutla harus dilakukan secara preventif, responsif, dan berkeadilan. Negara harus hadir bukan hanya ketika api sudah membesar, tetapi sejak potensi kebakaran mulai terdeteksi,” tegas Charles.

Sebagai organisasi mahasiswa, BEM Kristiani Seluruh Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kepedulian mahasiswa terhadap persoalan lingkungan dan kebencanaan. Mahasiswa, menurut Charles, memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kritik yang konstruktif sekaligus apresiasi terhadap kerja-kerja nyata pemerintah dan aparat negara yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Charles berharap sinergi seluruh elemen bangsa dalam menangani Karhutla di Riau dapat menjadi contoh bahwa persoalan lingkungan membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta kepemimpinan yang kuat, cepat, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kami percaya bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama. Ketika aparat, pemerintah, masyarakat, dan mahasiswa bergerak dalam satu semangat, maka persoalan sebesar apa pun dapat kita hadapi bersama,” tutup Charles.

#Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *