Iklan Kiri
Iklan Kanan
Kabar Riau & Bengkalis

Dukungan penuh terhadap Polda riau dan Pangdam dalam penanganan Karhutla di riau: Karhutla bukan lah permasalahan sebelah pihak, tetapi permasalahan yang harus kita hadapi bersama sama

5
×

Dukungan penuh terhadap Polda riau dan Pangdam dalam penanganan Karhutla di riau: Karhutla bukan lah permasalahan sebelah pihak, tetapi permasalahan yang harus kita hadapi bersama sama

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, RIAU — BEM Kristiani Seluruh Indonesia Wilayah Riau menyatakan dukungan penuh kepada TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha, relawan, serta seluruh instansi terkait dalam upaya penanganan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.

Ketua BEM Kristiani Seluruh Indonesia Wilayah Riau, Gabriel Marchelino, menegaskan bahwa persoalan Karhutla bukanlah persoalan yang dapat dibebankan kepada satu pihak saja. Karhutla merupakan persoalan bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, perusahaan, masyarakat, hingga organisasi kepemudaan.

“Kami menyampaikan dukungan penuh kepada TNI-Polri dan seluruh instansi terkait yang berada di garis depan dalam penanganan Karhutla. Persoalan ini bukanlah permasalahan sebelah pihak, tetapi permasalahan yang harus kita hadapi bersama-sama dengan semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama,” ujar Gabriel Marchelino.

Menurut BEM Kristiani Riau, penanganan Karhutla tidak cukup hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi. Upaya pencegahan, edukasi masyarakat, pengawasan kawasan rawan, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran, serta pemulihan lingkungan harus berjalan secara berkesinambungan.

TNI dan Polri memiliki peran strategis dalam membantu penanganan di lapangan, menjaga keamanan, melakukan edukasi kepada masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum apabila ditemukan dugaan pelanggaran. Namun, upaya tersebut harus diperkuat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan lainnya.

BEM Kristiani Seluruh Indonesia Wilayah Riau juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan Karhutla.

“Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab moral kita bersama. Jangan sampai kita hanya bergerak ketika bencana sudah terjadi. Pencegahan harus menjadi gerakan bersama,” lanjut Gabriel.

BEM Kristiani Riau menilai bahwa keberhasilan penanganan Karhutla membutuhkan sinergi, kepedulian, kedisiplinan, dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, organisasi tersebut mendorong agar komunikasi dan koordinasi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, masyarakat, perusahaan, akademisi, organisasi kepemudaan, serta kelompok masyarakat sipil terus diperkuat.

BEM Kristiani Seluruh Indonesia Wilayah Riau berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengambil bagian dalam menjaga hutan dan lingkungan Riau. Upaya tersebut bukan hanya untuk mengurangi ancaman Karhutla saat ini, tetapi juga untuk memastikan generasi mendatang tetap dapat menikmati lingkungan yang sehat dan lestari.

“Karhutla bukan masalah satu institusi. Karhutla adalah tanggung jawab kita bersama. Mari bersinergi, cegah Karhutla, lindungi lingkungan, dan jaga Riau bersama-sama.”

BEM KRISTIANI SELURUH INDONESIA WILAYAH RIAU

Gabriel Marchelino
Ketua BEM Kristiani Seluruh Indonesia Wilayah Riau.

#Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *