Iklan Kiri
Iklan Kanan
Kabar Riau & Bengkalis

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Yonif TP 952/Imam Bulqin di Bathin Solapan, Tekankan Profesionalisme dan Kedekatan Prajurit dengan Rakyat

14
×

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Yonif TP 952/Imam Bulqin di Bathin Solapan, Tekankan Profesionalisme dan Kedekatan Prajurit dengan Rakyat

Sebarkan artikel ini

BENGKALIS – Menteri Pertahanan RI, melakukan kunjungan kerja ke Markas Yonif TP 952/Imam Bulqin di Jalan Lingkar Simpang Lima, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Kamis (6/8/2026).

Rombongan Menteri Pertahanan tiba sekitar pukul 10.33 WIB menggunakan Helikopter Caracal TNI AU dan disambut jajaran pejabat Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Korem 031/Wira Bima, Kodim 0303/Bengkalis, serta unsur kepolisian setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pertahanan menerima paparan dari Danyon TP 952/Imam Bulqin, Letkol Inf Andi Supartono, mengenai profil satuan, tugas pokok, kesiapan personel dan materiil, serta kondisi terkini batalyon. Selain itu, Menhan juga meninjau barak prajurit, makan siang bersama personel, dan memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit Yonif TP 952/Imam Bulqin.

Pada arahannya, Menhan menegaskan bahwa Yonif TP 952/Imam Bulqin harus menjadi satuan yang dibanggakan masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, disiplin, dan keteladanan. Ia juga menyampaikan bahwa setelah pembangunan pangkalan baru selesai, seluruh personel akan menempati markas tersebut.

“Kehadiran kami bertujuan memberikan semangat dan motivasi agar seluruh prajurit muda memiliki loyalitas, dedikasi, dan tanggung jawab tinggi dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” pesan Menhan.
Selain itu, Menhan mengingatkan pentingnya menjaga kehormatan prajurit dengan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum, khususnya judi online dan penyalahgunaan narkoba. Ia juga menekankan pentingnya pembinaan rutin melalui jam pimpinan, meningkatkan kemampuan melalui latihan, serta menjaga kekompakan dan loyalitas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Dalam pesannya, Menhan menegaskan bahwa prajurit TNI harus menjadi pelindung dan pengayom masyarakat serta tidak boleh mengecewakan hati rakyat.

Ia mengapresiasi informasi bahwa sebagian personel Yonif TP 952/Imam Bulqin telah mendapat kepercayaan dari masyarakat sekitar.

“Jadilah prajurit yang berprestasi, menjaga nama baik satuan, TNI AD, bangsa, dan negara. Buktikan kemampuan serta kesanggupan sebagai prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit untuk mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia hingga akhir hayat,” tegasnya.

Usai memberikan pengarahan, Menteri Pertahanan melakukan sesi foto bersama seluruh prajurit sebelum melanjutkan kunjungan kerja menuju Yonif TP 898/Pancalang Cakti di Kabupaten Kampar menggunakan Helikopter Caracal TNI AU.

Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja yang berakhir sekitar pukul 13.02 WIB berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Pertahanan untuk memastikan kesiapan operasional satuan, memantau pembangunan pangkalan, sekaligus memperkuat pembinaan prajurit agar semakin profesional serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

# Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *